Sunday, 13 September 2026
Hot

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Tangerang

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang mengangkut sebanyak 39,7 ton sampah dari aliran Kali Sabi, Kota Tangerang, Sabtu (23/5/2026).

Pembersihan massal ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah setempat untuk menormalisasi saluran air. Petugas mengintensifkan pengerukan timbunan sampah tersebut guna mengantisipasi luapan air dan mencegah banjir yang kerap mengancam permukiman warga sekitar saat intensitas hujan tinggi.

Pihak Dinas PUPR menurunkan puluhan petugas lapangan beserta armada truk pengangkut untuk menyisir titik-titik penyumbatan di sepanjang aliran sungai. Tumpukan limbah domestik, plastik, hingga material kayu yang menyumbat jembatan menjadi sasaran utama pembersihan. Petugas mengumpulkan ratusan ton sampah tersebut selama beberapa hari operasi pembersihan secara berkala sebelum memindahkannya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menjelaskan bahwa volume sampah yang menyumbat aliran Kali Sabi sangat memengaruhi kapasitas tampung air sungai. Pihaknya bergerak cepat melakukan normalisasi fisik agar daya alir air kembali optimal dari hulu ke hilir. Upaya ini juga berjalan beriringan dengan pemeliharaan tanggul dan pintu air di wilayah rawan genangan.

Article ad in the middle of article

“Kami telah mengangkut 39,7 ton sampah dari Kali Sabi untuk memastikan aliran air tetap lancar dan meminimalisir potensi genangan di wilayah sekitarnya. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai,” ujar Ruta.

Pembersihan ini membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Kali Sabi. Kelancaran arus sungai pasca-pengangkutan sampah berhasil menurunkan risiko luapan air secara mendadak saat hujan lebat melanda wilayah Tangerang dan sekitarnya. Warga setempat mengapresiasi gerak cepat petugas, namun pihak pemerintah daerah tetap menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam membuang limbah rumah tangga.

Dinas PUPR Kota Tangerang berkomitmen untuk terus memonitor kondisi seluruh saluran pembuangan utama dan anak sungai di wilayah kota secara rutin. Petugas menyiagakan tim piket banjir dan alat berat di lokasi-lokasi strategis agar siap melakukan tindakan darurat kapan saja terjadi penyumbatan baru.

Ikuti terus perkembangan informasi dan berita terkini mengenai infrastruktur serta penanganan kebencanaan di wilayah Anda hanya melalui kanal berita tepercaya ini.

Article ad after last paragraph