HARIAN EXPRESS – Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten melaksanakan sterilisasi di Gereja Katolik Santa Gregorius Agung, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/5/2026).
Langkah ini bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat menjelang pelaksanaan ibadah Kenaikan Isa Almasih. Petugas menyisir seluruh area gereja untuk mengantisipasi potensi ancaman bahan peledak maupun benda mencurigakan lainnya.
Kegiatan pemeriksaan ini melibatkan delapan personel ahli dari Satbrimob Polda Banten yang dipimpin oleh Brigpol Gustam Riyadi, SE. Selama proses penyisiran, tim teknis didampingi oleh Kapolsubsektor Regency Polsek Pasar Kemis, Ipda Mulyo Buntoro. Koordinasi antar-satuan dilakukan untuk menjamin standar operasional pengamanan rumah ibadah terpenuhi secara maksimal sebelum jemaat tiba di lokasi.
Tim Gegana melakukan pemeriksaan mendalam pada area luar gedung, mulai dari pemeriksaan instalasi *sound system*, deretan kursi, hingga area taman dan pos keamanan. Petugas juga memeriksa tempat sampah, tiang lilin, serta pipa-pipa paralon yang berpotensi menjadi tempat persembunyian benda berbahaya. Setiap sudut fasilitas publik di lingkungan luar gereja tidak luput dari deteksi alat khusus milik tim Jibom.
Penyisiran berlanjut ke bagian dalam bangunan utama gereja dengan pengawasan ketat. Personel memeriksa panggung altar, mimbar, instrumen musik seperti piano, hingga ruang pengampunan dosa. Kabel-kabel listrik dan lukisan yang menempel di dinding juga diperiksa secara detail. Fokus utama petugas adalah memastikan tidak ada celah keamanan yang terabaikan di dalam ruang ibadah utama tersebut.
Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, SH, menegaskan bahwa sterilisasi ini merupakan protokol tetap kepolisian dalam setiap hari besar keagamaan. Kesiapsiagaan ini diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi umat Kristiani yang akan menjalankan prosesi ibadah. Polri berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah melalui tindakan preventif yang terukur dan profesional.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada benda mencurigakan atau bahan peledak di lokasi. Gereja Santa Gregorius Agung dinyatakan steril dan aman untuk pelaksanaan ibadah,” tegas AKP Humaedi setelah kegiatan berakhir.
Operasi pengamanan ini berakhir dengan status kondusif tanpa temuan yang mengkhawatirkan. Jemaat diimbau tetap tenang dan mengikuti rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditentukan pihak gereja. Melalui pengamanan ketat ini, diharapkan perayaan hari besar keagamaan di wilayah Tangerang dapat berlangsung khidmat dan damai tanpa gangguan keamanan apa pun.
Mari terus pantau perkembangan informasi terkini mengenai keamanan wilayah dan layanan publik secara rutin. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika menemui hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib di lingkungan sekitar masing-masing demi menjaga ketertiban bersama.


