ENGLISHEN
Home Berita Nasional Apel Dansat TNI AD 2026, Kasad Tekankan Kepemimpinan, Kepedulian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Apel Dansat TNI AD 2026, Kasad Tekankan Kepemimpinan, Kepedulian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Apel Dansat TNI AD 2026, Kasad Tekankan Kepemimpinan, Kepedulian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Share

HARIANEXPRESS, BANDUNG BARAT – Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan pentingnya kualitas kepemimpinan, kedekatan dengan prajurit, dan kepedulian sosial dalam ajang Apel Dansat TNI AD 2026 yang diikuti lebih dari 700 peserta di Pusdiklatpassus Batujajar, Kamis (6/8/2026).

Apel tersebut menjadi forum konsolidasi bagi para komandan satuan di lingkungan TNI AD. Dalam publikasi resminya di media sosial, TNI AD mengangkat pesan “Satu Komando, Satu Tekad, Satu Pengabdian” sebagai semangat yang menyertai rangkaian kegiatan Apel Komandan Satuan 2026.

Dalam pengarahan kepada para peserta, Maruli menempatkan kepemimpinan di tingkat satuan sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kinerja organisasi. Menurut dia, komandan tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas operasional, tetapi juga perlu memahami persoalan prajurit dan keluarganya, membangun soliditas satuan, serta menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.

Kasad meminta para komandan meningkatkan pengawasan, pembinaan, dan latihan bagi personel secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kedekatan antara pimpinan satuan dengan anggota agar persoalan yang muncul dapat diketahui dan diselesaikan dengan baik.

Selain pembinaan internal, pengarahan tersebut menyoroti peran TNI AD dalam mendukung sejumlah program pemerintah yang berkaitan langsung dengan masyarakat. TNI AD menyebut ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, serta penanggulangan bencana sebagai bidang yang menjadi bagian dari dukungan institusi terhadap program pemerintah.

Dorong Inisiatif di Tengah Keterbatasan

Maruli juga mendorong para prajurit dan komandan satuan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Dalam salah satu bagian arahannya, ia menggunakan contoh sederhana untuk menggambarkan pentingnya kreativitas dan kemampuan menghadirkan manfaat meski menghadapi keterbatasan sumber daya.

“Kalau orang punya duit, bantu orang biasa itu. Tapi nggak punya duit bisa bikin orang gratis listrik, kan hebat,” ujar Maruli.

Pernyataan tersebut muncul sebagai ilustrasi dalam arahan Kasad mengenai kemampuan mencari solusi di tengah keterbatasan. Dalam rilis resmi Dispenad mengenai Apel Dansat 2026, dukungan TNI AD kepada masyarakat yang disebut antara lain mencakup ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan penanggulangan bencana.

Kasad juga menekankan bahwa potensi TNI AD untuk memberikan kontribusi kepada bangsa perlu berjalan beriringan dengan profesionalisme prajurit, pembinaan satuan, disiplin, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas.

Profesionalisme dan Dukungan Program Pemerintah

Dalam agenda yang sama, Kasad mengingatkan pentingnya pembinaan yang terukur dan latihan berkelanjutan untuk menjaga profesionalisme prajurit. Penegakan disiplin juga disebut perlu dilaksanakan secara humanis tanpa mengurangi standar organisasi dan kesiapan satuan.

Maruli turut menyampaikan apresiasi atas peningkatan tunjangan kinerja bagi prajurit dan aparatur sipil negara di lingkungan TNI. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan personel tersebut perlu diikuti peningkatan dedikasi, profesionalisme, dan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Rangkaian Apel Dansat TNI AD 2026 juga diisi pembekalan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan mengenai Transformasi Ekonomi Indonesia: Penguatan Program Strategis Pemerintah. Materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembekalan kepada para komandan satuan dalam melihat konteks program strategis nasional.

Selain sesi pembekalan, Kasad meninjau hasil Program Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) Mandiri alutsista TNI AD. Penghargaan juga diberikan kepada pemenang Lomba Pencak Silat Militer serta komandan satuan berprestasi pada kategori renang militer, kesegaran jasmani, dan menembak.

Apel Dansat 2026 menempatkan kepemimpinan satuan sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga kesiapan organisasi sekaligus meningkatkan kemampuan merespons berbagai persoalan di lapangan. Soliditas satuan dalam konteks tersebut tidak hanya berkaitan dengan kekompakan internal, tetapi juga profesionalisme, kedekatan komandan dengan anggota, dan kepedulian terhadap lingkungan masyarakat.

Pesan yang disampaikan dalam apel itu pada akhirnya menekankan bahwa kualitas pengabdian tidak semata diukur dari kemampuan operasional, tetapi juga dari bagaimana satuan menjalankan tugas secara profesional, mengelola persoalan internal, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat sesuai tugas serta kewenangan yang dimiliki.

 

Share
Related Articles
Kedaulatan Tanpa Kompromi: TNI Gelar ‘Perisai Trisila Nusantara 2026’ di Kepulauan Riau
HankamPertahanan

Kedaulatan Tanpa Kompromi: TNI Gelar ‘Perisai Trisila Nusantara 2026’ di Kepulauan Riau

TNI menggelar latihan gabungan 'Perisai Trisila Nusantara 2026' di Pantai Todak, Dabo...

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Mengapa Dapur Rumah Tangga Belum Selalu Merasakannya?
BeritaBerita NasionalEkonomi Nasional

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Mengapa Dapur Rumah Tangga Belum Selalu Merasakannya?

Pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, berkurangnya kemiskinan, dan terkendalinya inflasi memberikan sinyal positif....

Presiden Prabowo Tinjau Program TNI: Jembatan Desa, Air Bersih, dan Elektrifikasi
Berita NasionalPemerintahanPolitik

Presiden Prabowo Tinjau Program TNI: Jembatan Desa, Air Bersih, dan Elektrifikasi

Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi program strategis TNI, termasuk pembangunan jembatan desa dan...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved