ENGLISHEN
Home Gaya Hidup Tren Wellness Tourism Bali dan Malang Kian Diminati Wisatawan

Tren Wellness Tourism Bali dan Malang Kian Diminati Wisatawan

Tren wellness tourism di Indonesia, khususnya Bali dan Malang, kian populer. Wisatawan mencari pengalaman menenangkan untuk kesehatan fisik dan mental, kata Ketua Umum Astindo Pauline Suharno.

Tren Wellness Tourism Bali dan Malang Kian Diminati Wisatawan
Share

HARIANEXPRESS – Tren wellness tourism atau wisata kesehatan di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, terutama di destinasi seperti Bali dan Malang. Fenomena ini muncul seiring wisatawan yang semakin mencari pengalaman menenangkan dan bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental mereka.

Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Pauline Suharno, menyatakan bahwa Bali dan Malang sangat populer untuk jenis wisata ini. Wisatawan kini tidak sekadar mencari keindahan destinasi, tetapi juga pengalaman yang mampu memberikan ketenangan dan pemulihan tubuh serta pikiran.

Minat Wisatawan Terhadap Paket Kesehatan Meningkat

Pauline Suharno menjelaskan adanya peningkatan permintaan yang signifikan untuk paket wisata yang berfokus pada kesehatan dan relaksasi.

Wisatawan cenderung memilih tempat yang menawarkan beragam aktivitas seperti yoga, meditasi, spa, hingga kuliner sehat. Mereka juga tertarik pada lokasi dengan udara segar dan lingkungan alam yang mendukung relaksasi.

“Masyarakat kini tidak hanya mencari destinasi yang indah, tetapi juga pengalaman yang memberikan ketenangan dan pemulihan, baik fisik maupun mental,” ujar Pauline.

Bali dan Malang: Destinasi Unggulan Wellness Tourism

Bali telah lama dikenal sebagai pusat wellness tourism berkat pantai-pantainya yang indah dan suasana spiritualnya. Banyak resor dan pusat retret di Bali menyediakan program detoks, kelas yoga, serta terapi tradisional.

Sementara itu, Malang, dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungan, juga mulai menarik perhatian. Beberapa resor di Malang kini fokus pada konsep wellness dengan menawarkan aktivitas luar ruangan dan makanan organik.

Pergeseran Preferensi Pascapandemi dan Potensi Masa Depan

Peningkatan tren ini menunjukkan pergeseran preferensi wisatawan setelah pandemi. Kini, mereka lebih menghargai kesehatan dan kesejahteraan, sehingga memilih jenis wisata yang dapat mendukung tujuan tersebut.

Wellness tourism dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan pribadi.

Pauline Suharno menambahkan bahwa pemerintah dan pelaku industri pariwisata perlu terus mengembangkan infrastruktur dan promosi wellness tourism.

“Potensi Indonesia sangat besar untuk menjadi pusat wellness tourism global. Kita punya alam yang indah dan budaya yang kaya akan kearifan lokal untuk kesehatan,” tuturnya.

Diharapkan, dukungan yang tepat akan memungkinkan wellness tourism berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal dan nasional, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat.

Share
Related Articles
5 Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Kota yang Paling Dinanti-nanti oleh Masyarakat Lokal
EventGaya Hidup

5 Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Kota yang Paling Dinanti-nanti oleh Masyarakat Lokal

Jangan lewatkan 5 rangkaian acara peringatan hari jadi kota yang paling dinanti...

9 Momen Mengharukan di Balik Layar Pernikahan Selebriti yang Jarang Terekspos
Gaya HidupSelebriti

9 Momen Mengharukan di Balik Layar Pernikahan Selebriti yang Jarang Terekspos

Temukan 9 momen mengharukan di balik layar pernikahan selebriti yang jarang terekspos...

10 Tren Gaya Rambut Pria yang Diprediksi Jadi Favorit di Tahun 2026
Gaya HidupSelebriti

10 Tren Gaya Rambut Pria yang Diprediksi Jadi Favorit di Tahun 2026

Bersiap tampil menawan dengan 10 tren gaya rambut pria terpopuler di 2026....

5 Bahaya Tersembunyi dari Fenomena ‘Cancel Culture’ yang Sering Memakan Korban di Dunia Maya
Gaya HidupNetizen

5 Bahaya Tersembunyi dari Fenomena ‘Cancel Culture’ yang Sering Memakan Korban di Dunia Maya

Pahami 5 bahaya tersembunyi dari cancel culture yang sering memakan korban di...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved