Thursday, 29 October 2026
Hot

Imbas Perang Timur Tengah, BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Tumbuh 3 Persen

Article ad before first paragraph

HARIAN EXPRESS, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 berada di kisaran 3 persen menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah, Rabu (19/8/2026).

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyampaikan perkiraan tersebut saat mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 belum kuat yang diprakirakan sekitar 3%,” ujarnya.

Destry menjelaskan bahwa eskalasi ketegangan geopolitik internasional memicu lonjakan harga minyak mentah dan berbagai komoditas strategis. Kondisi ini memperberat laju pemulihan ekonomi dunia serta mempertinggi ketidakpastian di pasar keuangan global.

Article ad in the middle of article

Selain laju pertumbuhan yang melambat, otoritas moneter turut memperkirakan tekanan inflasi global tetap bertengger di level tinggi, yakni mencapai 4,5 persen sepanjang tahun 2026.

bi-proyeksikan-pertumbuhan-ekonomi-global-3-persen-2026

Tekanan inflasi yang persisten tersebut berpotensi mendorong bank-bank sentral di berbagai negara mempertahankan kebijakan moneter ketat demi mengendalikan stabilitas harga di pasar internasional.

Guna menghadapi dinamika eksternal ini, Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan moneter dan makroprudensial serta menjalin sinergi erat bersama pemerintah demi menjaga stabilitas dan menopang ketahanan ekonomi domestik.

Article ad after last paragraph