Ajeng Mietaswary Annisa Penulis | Ridwan Habibie Editor
HARIANEXPRESS – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia menggelar Rapat Paripurna untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2026).
Sidang kali ini terasa sangat spesial dan mencetak sejarah baru karena dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang memimpin jalannya persidangan mengapresiasi kehadiran Kepala Negara dalam tahapan vital siklus penyusunan anggaran negara ini.
Pimpinan DPR memimpin jalannya sidang yang dihadiri oleh anggota dewan lintas fraksi serta perwakilan dari Pemerintah.
Agenda rapat paripurna kali ini difokuskan pada penyampaian laporan, pandangan fraksi, dan pengambilan keputusan terkait kerangka APBN yang akan menjadi acuan pengelolaan keuangan negara untuk periode anggaran mendatang.
Pembahasan mencakup asumsi makro ekonomi, target penerimaan negara, alokasi belanja kementerian/lembaga, serta alokasi dana transfer ke daerah.
Pimpinan rapat menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar APBN dapat disusun secara transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam pidato pembukaannya, Puan Maharani menekankan esensi penting dari perancangan APBN 2027, harus benar-benar menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
"Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas tidak hanya berorientasi pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) yang tinggi semata, melainkan juga menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, memeratakan pembangunan, memperkuat daya saing serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia," ungkap Puan.
Sementara itu, perwakilan pemerintah memaparkan strategi fiskal yang diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, mendorong pertumbuhan, dan memperkuat program prioritas nasional.
Rapat Paripurna DPR RI tentang APBN merupakan tahapan penting dalam siklus penyusunan anggaran negara. Hasil keputusan dalam rapat ini nantinya akan menjadi dasar bagi Pemerintah dalam menjalankan kebijakan fiskal dan program pembangunan.
HarianExpress akan terus mengikuti perkembangan hasil rapat dan poin-poin kesepakatan yang disahkan dalam sidang paripurna hari ini.