Monday, 14 September 2026
Hot

Taspen Terima Lebih dari 1.000 Laporan Penipuan

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, Jakarta – PT Taspen (Persero) mencatat lebih dari 1.000 laporan penipuan yang mengatasnamakan perusahaan sejak peluncuran aplikasi Andal by Taspen. (07/05/2026)

Perusahaan langsung memperkuat pengawasan, pendampingan korban, dan edukasi masyarakat untuk melindungi data pensiunan ASN.

PT Taspen menerima lebih dari 1.000 laporan penipuan selama periode Januari 2025 hingga Februari 2026.

Corporate Communication & Media Relations Dept Head Taspen, Rizky Bachrudin, menyatakan pihaknya menindaklanjuti setiap laporan dan melaporkannya ke Komdigi untuk dilakukan take down.

Article ad in the middle of article

“Kalau kita lihat pelaporan yang masuk ke kami sih 1.000 pelaporan, dari 1.000 itu kita follow up dan kita report ke Komdigi buat di-take down,” ungkap Rizky.

Modus penipuan paling banyak terjadi melalui WhatsApp. Penipu menghubungi peserta, mengaku sebagai petugas Taspen, dan meminta pembaruan data diri melalui tautan phishing.

taspen terima 1000 laporan penipuan perkuat pengawasan 2026

Jika korban mengklik link tersebut, perangkat mereka berisiko diretas dan rekening bank dikuras.

Corporate Secretary Taspen, Henra, menyatakan upaya perusahaan sepanjang 2025 berhasil menurunkan jumlah penipuan dan laporannya.

Peserta kini merasa lebih aman berkat dukungan Taspen.

“Alhamdulillah dengan apa yang sudah kita lakukan sepanjang 2025 ini cukup berhasil, dan kelihatan dari penurunan penipuan dan laporannya juga,” kata Henra dalam Press Club Perlindungan Data Peserta Taspen pada Kamis (7/5/2026).

Taspen aktif mendampingi korban hingga ke ranah hukum. Perusahaan memfasilitasi pelaporan dan siap menjadi saksi jika kasus masuk pengadilan.

Rizky menjelaskan penurunan kasus terlihat sejak Juni 2025 berkat edukasi masif yang dilakukan Taspen.

Meski demikian, beberapa laporan masih masuk dan perusahaan terus memantau.

Information Technology Division Head Taspen, Sidra Muntahari, menekankan pentingnya kesadaran keluarga untuk mengingatkan pensiunan lansia.

Perusahaan juga rutin melakukan penetration test tahunan guna mendeteksi celah keamanan aplikasi dan berkoordinasi dengan perbankan.

PT Taspen mengimbau peserta dan pensiunan ASN selalu waspada terhadap berbagai modus, termasuk janji kenaikan tunjangan, bonus, dividen, atau uang pengganti yang meminta transfer atau data pribadi.

Taspen tidak pernah meminta biaya atau data melalui tautan mencurigakan.

Article ad after last paragraph