Findy Alfiansyah Penulis
BANDUNG, HARIANEXPRESS — KADIN Jawa Barat menawarkan 21 kawasan industri kepada delegasi Singapura untuk menarik investasi asing, Minggu (12/7/2026).
Pertemuan tersebut juga membahas promosi Kawasan Rebana dan percepatan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Delegasi KADIN Jawa Barat dipimpin Masrura Ram Idjal, sedangkan delegasi Singapura dipimpin Esther Lee dari Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia.
Masrura Ram Idjal mengatakan Jawa Barat memiliki 21 kawasan industri dengan berbagai keunggulan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan investor.
Ia menilai perbedaan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menentukan lokasi investasi.
“Perbedaan UMK menjadi salah satu pertimbangan utama perusahaan dalam menentukan lokasi pabrik maupun relokasi usaha,” Ujar Masrura Ram Idjal.
Selain itu, KADIN turut mempromosikan Kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didukung Bandara Kertajati dan jaringan infrastruktur.
KADIN juga membahas percepatan operasional Bandara Kertajati yang ditargetkan mulai beroperasi pada 17 Agustus 2026.
Sejumlah maskapai, seperti AirAsia, Scoot, TransNusa, dan Lion Group, disebut siap melayani penerbangan dari Bandara Kertajati.
KADIN berharap pengembangan kawasan industri dan beroperasinya kembali Bandara Kertajati mampu meningkatkan investasi, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.