ENGLISHEN
Home News Prabowo Subianto Komitmen Lawan Penyimpangan Sistemik untuk Selamatkan Triliunan Rupiah

Prabowo Subianto Komitmen Lawan Penyimpangan Sistemik untuk Selamatkan Triliunan Rupiah

Prabowo Subianto Komitmen Lawan Penyimpangan Sistemik untuk Selamatkan Triliunan Rupiah
Share
prabowo-lawan-penyimpangan-sistemik-selamatkan-triliunan-rupiah

Nama Redaksi
Tim Redaksi

JAKARTA, HARIANEXPRESS.COMPrabowo Subianto Komitmen Lawan Penyimpangan Sistemik untuk Selamatkan Triliunan Rupiah. Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen melawan penyimpangan sistemik yang menggerogoti kekayaan nasional. Langkah penutupan tambang ilegal di Bangka Belitung diperkirakan bisa selamatkan Rp45 triliun.

Prabowo Subianto Komitmen Lawan Penyimpangan Sistemik untuk Selamatkan Triliunan Rupiah

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menutup kebocoran penerimaan negara dan melawan penyimpangan sistemik yang selama ini menggerogoti kekayaan nasional. Hal tersebut disampaikan saat berbicara di Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 PKS di Jakarta, Senin.

Menurut Kepala Negara, kekayaan nasional yang bocor akibat kelengahan kaum elit di Indonesia diperkirakan mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya. Prabowo mengajak semua pihak, termasuk partai politik seperti PKS, untuk bersama-sama memerangi masalah ini.

“Ini yang akan saya lawan dan saya berharap saudara sekalian dan semua partai politik termasuk PKS bersama saya mari kita lawan ini,” ujarnya.

Salah satu contoh penyimpangan sistemik yang disoroti Prabowo adalah praktik pertambangan ilegal di tanah air yang ia sebut sebagai “perampokan sistemik”. Kondisi ini telah berlangsung lama akibat kelengahan para elite.

Ia mencontohkan kondisi di Bangka Belitung yang selama ini menjadi pusat tambang timah dunia. Di wilayah tersebut ditemukan sekitar 1.000 tambang ilegal yang menyebabkan kekayaan alam Indonesia terus terkeruk tanpa kontrol.

Untuk mengatasi masalah ini, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa sejak 1 September dirinya telah memerintahkan TNI, Polri, dan Bea Cukai untuk menutup seluruh jalur penyelundupan timah di Bangka Belitung, termasuk melalui kapal dan feri.

Langkah tegas ini diperkirakan mampu menyelamatkan penerimaan negara hingga Rp22 triliun pada akhir 2025, dan meningkat menjadi Rp45 triliun pada tahun berikutnya.

Prabowo juga menyoroti nilai tinggi limbah pertambangan yang ternyata mengandung mineral tanah jarang (rare earth). Karena itu, ia meminta Bea Cukai merekrut ahli kimia untuk memastikan pengawasan lebih ketat terhadap potensi kekayaan tersebut.

Presiden menegaskan bahwa praktik serupa juga terjadi di sektor nikel, batu bara, dan bauksit yang dipenuhi aktivitas tambang ilegal. Perlawanan terhadap penyimpangan ini, menurutnya, merupakan perintah konstitusi agar seluruh kekayaan alam dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengungkapkan adanya indikasi keterlibatan kekuatan besar yang berupaya menggagalkan agenda pembangunan dan kebangkitan ekonomi Indonesia. Kelompok tersebut, menurutnya, selama ini menikmati keuntungan dari sistem yang timpang dan tidak menghendaki Indonesia menjadi negara makmur.

“Mereka ingin kekayaan besar hanya dinikmati segelintir orang,” katanya.

Share
Related Articles
TNI Menjaga Nadi Danau Tondano, Melawan Eceng Gondok demi Kehidupan Warga
HankamNewsTNI POLRI

TNI Menjaga Nadi Danau Tondano, Melawan Eceng Gondok demi Kehidupan Warga

TNI AD memimpin aksi bersama untuk menyelamatkan Danau Tondano dari eceng gondok,...

Gubernur Dedi Mulyadi Minta Kajian Matang SPP SMA/SMK Jabar
NewsPendidikan

Gubernur Dedi Mulyadi Minta Kajian Matang SPP SMA/SMK Jabar

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta kajian mendalam terkait wacana pengaktifan kembali SPP...

Febrie Adriansyah Dicekal Imigrasi usai Jadi Tersangka Korupsi
HeadlineHukum & KriminalNews

Febrie Adriansyah Dicekal Imigrasi usai Jadi Tersangka Korupsi

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto resmi dicekal Imigrasi 20 hari,...

Pidato Prabowo di Harkopnas: Kritik Paham Neoliberal dan Pesan Optimisme Bangsa
HeadlineNasionalNews

Pidato Prabowo di Harkopnas: Kritik Paham Neoliberal dan Pesan Optimisme Bangsa

Presiden Prabowo Subianto kritik tajam sistem ekonomi neoliberal dan serukan penguatan koperasi...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved