Friday, 04 September 2026
Hot

Tiga Kendaraan Freeport Rusak Akibat Penembakan di Mile Point 60 Tembagapura

Tiga kendaraan milik PT Freeport Indonesia mengalami kerusakan setelah ditembaki di Tembagapura, Mimika, Papua, pada Rabu, 2 September 2026. Satgas Operasi Damai Cartenz segera turun tangan untuk penyelidikan.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz saat ini tengah menyelidiki insiden penembakan yang menargetkan rombongan kendaraan PT Freeport Indonesia. Peristiwa ini terjadi di Jalan Tambang Mile Point 60, Tembagapura, Mimika, Papua, Jumat (4/9/2026).

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil mengamankan tiga selongsong amunisi berkaliber 5,56 milimeter. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Penyelidikan Insiden Penembakan Rombongan Freeport

Insiden penembakan ini berlangsung pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 08.25 WIT. Saat itu, konvoi kendaraan Freeport sedang dalam perjalanan dari kawasan Mile Point 68 menuju Kota Timika.

Article ad in the middle of article

Penyelidikan mendalam dilakukan secara kolaboratif oleh beberapa pihak terkait. Mereka meliputi Polres Mimika, Polsek Tembagapura, Polsek Mimika, dan Satgas Kepolisian Amole.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo, selaku Kepala Satgas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz, memberikan rincian rombongan yang diserang.

“Rombongan tersebut terdiri atas 15 kendaraan, yakni 13 unit bus, 1 unit towing truck, dan satu unit mobil box,” ujar Yusuf.

Dari keseluruhan rombongan tersebut, tiga unit kendaraan menjadi sasaran tembakan. Kendaraan yang terdampak adalah Bus nomor lambung 140591, Bus nomor lambung 140575, dan Towing Truck nomor lambung 021074.

Kerusakan pada Kendaraan dan Hasil Olah TKP

Bus nomor lambung 140591, yang berada di posisi keempat dalam konvoi, mengalami kerusakan cukup parah. Kendaraan ini terkena lima kali tembakan, dengan tiga tembakan berasal dari arah depan dan dua lainnya dari sisi kiri.

Petugas menemukan bekas tembakan di berbagai titik, termasuk kaca depan, kaca serta pintu sebelah kiri. Serpihan logam juga ditemukan di bagian dashboard, pelindung kaca depan, dan atap kendaraan.

Bus nomor lambung 140575, yang berada di urutan keenam, juga menjadi korban penembakan. Kendaraan ini terkena satu tembakan pada bagian atas kabin yang menembus hingga ke bagian dalam.

Sementara itu, Towing Truck nomor lambung 021074, yang berada di posisi ketujuh, ditembak tiga kali. Tembakan tersebut berasal dari arah kiri, mengenai bagian pintu dan kaca spion kendaraan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat 3 kendaraan yang terkena tembakan, yaitu 2 unit bus dan 1 unit towing truck. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” terang Yusuf.

Seorang pengemudi bus bernomor lambung 140591 mengungkapkan bahwa ia baru menyadari kendaraannya ditembak. Hal ini terjadi setelah ia mendengar beberapa kali letusan ketika melintas di Mile Point 60.

Pengemudi bus nomor lambung 140575 juga memberikan kesaksian serupa. Ia mengaku mendengar suara letusan saat melewati area tersebut.

Langkah Penyelidikan Lanjutan

Menanggapi insiden tersebut, personel gabungan segera bergerak cepat setelah kejadian. Mereka melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang terdampak serta olah tempat kejadian perkara di lokasi penembakan.

“Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terdampak serta olah tempat kejadian perkara di lokasi penembakan,” kata Yusuf.

Article ad after last paragraph