ENGLISHEN
Home Global Amerika Serikat Catat 10.468 Kasus Siklosporiasis, Dua Kematian di Michigan

Amerika Serikat Catat 10.468 Kasus Siklosporiasis, Dua Kematian di Michigan

Amerika Serikat menghadapi lonjakan siklosporiasis dengan 10.468 kasus dan dua kematian di Michigan. Wabah selada iceberg dari Meksiko menjadi salah satu penyebab utama yang diselidiki.

Amerika Serikat Catat 10.468 Kasus Siklosporiasis, Dua Kematian di Michigan
Share

HARIANEXPRESS – Amerika Serikat saat ini sedang menghadapi peningkatan signifikan kasus siklosporiasis, infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh parasit. Penyakit ini umumnya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi.

Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 10.468 kasus yang diperoleh di dalam negeri telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat kasus-kasus ini dilaporkan di 47 negara bagian.

Sedikitnya 517 pasien memerlukan perawatan rumah sakit, sementara dua kematian dilaporkan di Michigan. Data ini mencakup pasien yang mulai sakit sejak 1 Mei 2026 dan tidak memiliki riwayat perjalanan internasional dalam 14 hari sebelum munculnya gejala.

Jumlah kasus yang dilaporkan diperkirakan masih dapat bertambah. Ini karena terdapat jeda sekitar enam minggu antara kemunculan gejala dan saat pelaporan kepada CDC.

Otoritas kesehatan Amerika Serikat juga tengah meninjau lebih dari 12.255 laporan tambahan yang belum diverifikasi melalui pemeriksaan laboratorium atau masih memerlukan analisis lebih lanjut. CDC menegaskan bahwa angka kasus nasional tersebut tidak seluruhnya berasal dari satu sumber penularan tunggal.

Ada beberapa wabah siklosporiasis terpisah dan kasus-kasus sporadis lainnya yang sedang diselidiki di berbagai wilayah Amerika Serikat.

Ribuan Kasus Berkaitan dengan Selada Iceberg

Salah satu wabah terbesar yang kini sedang diselidiki diidentifikasi berkaitan dengan selada iceberg. Selada ini berasal dari fasilitas Taylor Farms de Mexico yang berlokasi di Meksiko bagian tengah.

Hingga 5 Agustus 2026, wabah spesifik ini telah mencakup sedikitnya 6.358 kasus yang tersebar di 15 negara bagian. Sebanyak 278 pasien dari jumlah ini harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Data epidemiologi dan penelusuran rantai pasok menunjukkan bahwa produk selada tersebut terkontaminasi parasit Cyclospora. Selada ini diketahui telah dikonsumsi oleh sejumlah pasien sebelum mereka jatuh sakit.

Beberapa kasus dilaporkan memiliki kaitan dengan paparan selada di gerai Taco Bell atau produk Taylor Farms de Mexico yang kemudian ditarik dari peredaran. Pada 17 Juli 2026, Taylor Farms mengambil langkah menarik seluruh produk selada iceberg yang berasal dari Meksiko bagian tengah dari pasar Amerika Serikat.

Produk yang terdampak didistribusikan dalam berbagai jenis kemasan. Distribusi ini menjangkau konsumen, restoran, dan pengecer di sedikitnya 27 negara bagian.

CDC mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi produk yang masuk dalam daftar penarikan. Meskipun sebagian besar produk yang ditarik sudah melewati masa kedaluwarsa dan diperkirakan tidak lagi tersedia di toko atau restoran, masyarakat tetap diminta memeriksa persediaan yang mungkin masih tersimpan di rumah.

Pihak berwenang kesehatan juga mengingatkan bahwa wabah yang terkait dengan selada ini hanya merupakan sebagian kecil dari total kasus yang tercatat secara nasional. Ribuan infeksi lainnya masih dalam penyelidikan dan kemungkinan berasal dari sumber yang berbeda.

Dua Kematian Dilaporkan di Michigan

Dua pasien di Michigan meninggal dunia setelah teridentifikasi sebagai bagian dari wabah siklosporiasis. Berdasarkan catatan medis, kedua pasien ini memiliki kondisi kesehatan serius sebelumnya yang kemungkinan diperburuk oleh infeksi dan dehidrasi.

Kedua pasien tersebut mulai mengalami sakit sebelum penarikan selada diumumkan pada 17 Juli 2026. Siklosporiasis pada umumnya tidak dianggap mengancam jiwa.

Namun, diare berkepanjangan yang menjadi gejala utamanya dapat menyebabkan kehilangan cairan yang serius. Ini meningkatkan risiko komplikasi, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, anak-anak, pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan individu dengan penyakit penyerta lainnya.

Disebabkan Parasit, Bukan Virus

Siklosporiasis merupakan penyakit usus yang disebabkan oleh parasit mikroskopis bernama Cyclospora cayetanensis. Seseorang dapat terinfeksi setelah mengonsumsi makanan atau air yang telah terkontaminasi parasit tersebut.

Di Amerika Serikat, wabah-wabah sebelumnya juga kerap dikaitkan dengan produk segar. Gejala paling umum dari siklosporiasis adalah diare berair yang bisa terjadi berulang kali.

Pasien juga bisa mengalami gejala lain seperti kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, kram dan perut kembung, mual, kelelahan, muntah, sakit kepala, nyeri tubuh, serta demam ringan. Gejala ini biasanya muncul sekitar satu minggu setelah paparan, namun masa inkubasinya dapat bervariasi antara dua hari hingga dua minggu atau bahkan lebih lama.

Tanpa pengobatan, keluhan dapat berlangsung dari beberapa hari hingga lebih dari satu bulan. Gejala juga dapat menghilang untuk sementara waktu, lalu kembali muncul lagi.

Berbeda dari beberapa penyakit saluran pencernaan lainnya, penularan langsung dari manusia ke manusia dianggap tidak lazim. Parasit yang dikeluarkan bersama tinja memerlukan waktu setidaknya satu hingga dua minggu di lingkungan sebelum berkembang menjadi bentuk yang dapat menginfeksi orang lain.

Masyarakat Diminta Mewaspadai Gejala

CDC mengimbau masyarakat yang mengalami diare berair berkepanjangan untuk segera menghubungi tenaga kesehatan. Pemeriksaan khusus mungkin diperlukan untuk mendiagnosis penyakit ini.

Infeksi Cyclospora tidak selalu terdeteksi melalui pemeriksaan tinja rutin. Obat kombinasi trimethoprim-sulfamethoxazole atau TMP-SMX menjadi terapi pilihan yang direkomendasikan untuk menangani siklosporiasis.

Meskipun sebagian orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat pulih tanpa pengobatan, penyakitnya berpotensi berlangsung lebih lama. Penggunaan antibiotik harus selalu didasarkan pada pemeriksaan dan arahan dari tenaga medis.

Untuk membantu mengurangi risiko infeksi, masyarakat dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah mengolah buah serta sayuran. Selain itu, penting juga untuk membersihkan produk segar di bawah air mengalir, membuang bagian yang rusak, dan segera menyimpan produk yang telah dipotong atau dimasak di lemari pendingin.

Namun, perlu diingat bahwa pencucian tidak selalu dapat menghilangkan seluruh parasit dari produk yang telah terkontaminasi sepenuhnya. Lonjakan kasus yang terjadi tahun ini menyoroti besarnya tantangan dalam melacak penyakit yang ditularkan melalui rantai pasok pangan.

CDC bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), pemerintah negara bagian, serta otoritas kesehatan daerah masih terus melanjutkan penyelidikan. Mereka berupaya menemukan sumber penularan lain dan mencegah bertambahnya jumlah korban.

Penyelidikan yang sedang berlangsung oleh berbagai lembaga kesehatan ini menyoroti kompleksitas besar dalam menangani wabah penyakit yang ditularkan melalui rantai pasok pangan.

Tantangan utama mencakup jeda waktu yang signifikan antara munculnya gejala pada pasien dan proses pelaporan resmi ke CDC, yang dapat memakan waktu hingga enam minggu.

Selain itu, keberadaan lebih dari 12.255 laporan tambahan yang belum sepenuhnya terkonfirmasi secara laboratorium membutuhkan analisis cermat untuk mengidentifikasi korelasi dan sumber penularan yang pasti.

Oleh karena itu, respons yang cepat dan terkoordinasi dari otoritas kesehatan menjadi esensial untuk memitigasi dampak lebih lanjut dari lonjakan kasus ini.

Kerja sama yang erat antara masyarakat, penyedia layanan kesehatan, dan lembaga pemerintah diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi, pelacakan, serta pengendalian wabah. Ini adalah langkah krusial untuk memastikan perlindungan kesehatan masyarakat di seluruh Amerika Serikat.

Share
Related Articles
AS Intensifkan Operasi Intelijen di Kuba Menjelang Dinamika Keamanan Baru
GlobalPolitik Internasional

AS Intensifkan Operasi Intelijen di Kuba Menjelang Dinamika Keamanan Baru

Amerika Serikat dilaporkan meningkatkan aktivitas intelijennya di Kuba dengan menambah personel dan...

PT NKMM Raih Juara II Lomba Inovasi Tingkat Nasional Lewat Teknologi Sunat Modern
KesehatanNews

PT NKMM Raih Juara II Lomba Inovasi Tingkat Nasional Lewat Teknologi Sunat Modern

PT NKMM sabet Juara II Lomba Inovasi Nasional 2026 lewat teknologi Sunat...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved