Ipnu Subroto Editor
Gerakan Rakyat Pati, yang dikonsolidasi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), telah menarik perhatian banyak pihak. Gerakan perlawanan rakyat ini berakar dari jiwa yang sadar karena tertindas.
AMPB diyakini akan menjadi gelombang besar yang mengguncang tatanan mapan. Tatanan tersebut selama ini mencengkeram alam pikir serta kesadaran rakyat.
Gerakan yang dimotori oleh tokoh seperti Mas Botok, Mas Tegus, dan Panglima Ali dkk. ini menunjukkan konsistensi. Mereka teguh dalam menjaga ide perjuangannya.
AMPB, sebagai gerakan yang lahir dari rahim rakyat, bergulat dengan keseharian masyarakat. Hal ini membuat hentakan emosi dari para tokohnya terasa menyambar kesadaran rakyat Indonesia secara keseluruhan.
Sejarah pergerakan mengajarkan bahwa gerakan yang mendapat dukungan rakyat adalah gerakan yang benar. Gerakan ini bisa memberikan harapan hidup yang lebih baik dan secara konsisten diperjuangkan.
Kini, mata rakyat terfokus pada gerakan rakyat Pati. Meskipun tanpa mengenal para tokohnya, agenda perjuangan dan emosi mereka seolah mewakili banyak orang.
Gerakan rakyat yang sadar tertindas dan bangkit melawan akan menjadi pewaris sah perjuangan Republik. Hal ini telah dibuktikan oleh zaman.
Beberapa tokoh dan kelompok sejarah menjadi contoh konsistensi ide yang menggerakkan kesadaran rakyat. Contohnya adalah Soekarno, Hatta, Moh Natsir, serta Para Pemuda Asrama Menteng 31.
Lafran Pane, pendiri HMI, juga merupakan contoh dari konsistensi perjuangan. Gagasannya ditolak, dicibir, bahkan dikucilkan di awal.
Meskipun demikian, mahasiswa UII tersebut teguh memperjuangkan HMI sebagai wadah mahasiswa Islam. Tujuannya adalah agar bisa berkontribusi terhadap kemerdekaan bangsa Indonesia yang baru saja diproklamasikan.
Gagasan sederhana HMI, yaitu bagaimana mahasiswa Islam bisa belajar dan memahami Islam, kini menjadi gerakan ikonik. Gerakan ini dinilai menentukan arah bangsa Indonesia ke depan.
Hal ini pun bisa kita lihat dari gerakan rakyat Pati yang dimotori oleh AMPB ditokohi oleh Mas Botok, Mas Tegus, Panglima Ali dkk yang begitu konsisten dalam menjaga ide perjuangannya.
AMPB Gerakan yang lahir dari rahim rakyat, bergulat dengan keseharian rakyat. Maka kita bisa merasakan hentakan emosi dari para tokohnya yang langsung menyambar kesadaran rakyat Indonesia secara keseluruhan.
Sekarang mata rakyat fokus pada gerakan rakyat Pati. Kita, meskipun tanpa mengenal mereka tapi agenda perjuangannya dan emosinya sepertinya mewakili kita.
Kita bisa membayangkan seperti zaman dulu dimana gerakan rakyat Sarekat Islam (SI) yang dimotori oleh HOS Cokroaminoto yang berbasis pada rakyat bawah yang sadar ditindas dan bangkit melawan.
Akhirnya SI menjadi ikonik munculnya kesadaran nasionalisme yang kuat dan zaman sudah membuktikan Keampuhan rakyat tertindas dan bangkit melawan akan menjadi Pewaris Sah perjuangan Republik.


