TANGSEL, HARIANEXPRESS – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan dalam upaya pengembangan dan pelestarian pencak silat di lingkungan sekolah.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di kantor Dikbud Kota Tangerang Selatan pada 8 April 2026 dan dilakukan langsung oleh Kepala Dikbud Tangsel, Deden Deni, MM., MA, bersama Ketua IPSI Kota Tangerang Selatan, Delima Bungsu Andy.
Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, serta dihadiri oleh unsur Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Selain itu, sejumlah pejabat teknis juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Satiyan, S.Pd.I (Kasi Peserta dan Pembangunan Karakter Didik SD), Muhamad Nur, M.Pd (Kasi Peserta dan Pembangunan Karakter Didik SMP), Anjas (Bendahara Umum)Sekretaris Umum serta perwakilan humas Ipsi Tangsel Elisya.
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pendidikan karakter melalui pencak silat, sekaligus menjadikannya sebagai bagian dari muatan lokal di sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP di wilayah Tangerang Selatan.
Kepala Dikbud Tangsel, Deden Deni, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan budaya bangsa kepada generasi muda. Ia berharap pencak silat dapat menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan serta membentuk karakter siswa yang disiplin dan berakhlak.
Sementara itu, Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andy, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan kepada tenaga pendidik agar pembinaan pencak silat di sekolah dapat berjalan secara optimal dan terarah.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan pembinaan pencak silat di Kota Tangerang Selatan dapat semakin berkembang, tidak hanya sebagai olahraga prestasi tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya bangsa.
Diketahui, Kota Tangerang Selatan sendiri merupakan salah satu kota penyangga DKI Jakarta yang terus berkembang dalam sektor pendidikan dan pembinaan generasi muda, termasuk dalam penguatan kegiatan ekstrakurikuler berbasis budaya lokal.


