Saturday, 12 September 2026
Hot

Tanaman Mirip Bunga Bangkai Hebohkan Warga Kranji Bekasi

Warga Kranji, Kota Bekasi, dihebohkan dengan penemuan tanaman menyerupai bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah. Tanaman ini ternyata pohon suwek.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, JAWA BARAT – Sebuah tanaman menyerupai bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga Kranji, Kota Bekasi, menarik perhatian publik, Sabtu (18/07/2026).

Tanaman unik menyerupai bunga bangkai ditemukan di Jalan Lapangan Bola, Kranji, tumbuh di pekarangan sebuah kontrakan. Keberadaannya langsung menarik perhatian warga sekitar karena tampilannya yang tidak biasa.

Secara fisik, tanaman tersebut memiliki kelopak berukuran besar dengan tongkol bunga yang menjulang tinggi di bagian tengah, sehingga sekilas tampak sangat mirip dengan bunga bangkai.

Article ad in the middle of article

Meski demikian, tanaman ini tidak mengeluarkan aroma busuk yang menjadi ciri khas bunga bangkai. Perbedaan tersebut membuat warga semakin penasaran dan mencoba mencari tahu jenis tanaman yang sebenarnya.

Selain itu, ukuran tanaman unik ini juga tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan bunga bangkai raksasa. Warga yang melihat pun merasa penasaran dengan asal-usul dan jenis pasti dari tanaman tersebut.

Pemilik rumah tempat tanaman itu tumbuh, Warsini, kemudian mengklarifikasi bahwa tanaman itu sesungguhnya adalah pohon suwek. Ia menjelaskan bahwa bibit tanaman tersebut dibawa oleh suaminya, Juari, dari kampung halaman mereka di Pacitan, Jawa Timur, untuk kemudian ditanam di pekarangan rumah mereka di Bekasi.

Menurut penuturan Warsini, suaminya memang telah beberapa kali menanam pohon suwek di lokasi yang sama. Tujuannya adalah untuk mengambil umbinya yang dapat dikonsumsi sebagai bahan pangan.

Namun, Warsini menambahkan bahwa fenomena mekarnya bunga yang menyerupai tanaman bunga bangkai ini baru terjadi kali ini. Ia memperkirakan, bunga tersebut mulai mekar dan terlihat jelas sekitar tiga hingga empat hari yang lalu sebelum menjadi perhatian banyak orang.

“Itu ayahnya katanya nanam pohon suwek tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur,” Ujar Warsini.

“Buahnya di dalam, di dalam, dalam tanah. Dia kayak talas. Mekarnya kan baru tiga hari, empat hari kemarin. Mekar sendiri,” Jelas Warsini.

Warsini secara tegas menyatakan bahwa ia tidak mencium adanya bau menyengat dari tanaman suweknya, meskipun lokasinya berdekatan dengan tempat sampah. Dirinya memilih untuk membiarkan tanaman unik itu tetap tumbuh di pekarangannya.

Warga sekitar atau siapa pun yang merasa penasaran dipersilakan untuk datang dan melihat langsung keunikan tanaman suwek tersebut. Warsini meyakini tanaman itu akan hidup hingga waktunya mati dengan sendirinya, tanpa perlu perawatan khusus atau intervensi.

Article ad after last paragraph