TEGAL, HARIANEXPRESS — Kontingen Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang International Championship Belgium Open 25th Pencak Silat 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Belgia tersebut, para atlet Merah Putih sukses mengoleksi total 10 medali, terdiri dari 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Kompetisi ini diikuti oleh pesilat dari berbagai negara, menjadikannya salah satu ajang internasional bergengsi dalam kalender pencak silat dunia. Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, para atlet Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik dengan teknik, strategi, dan mental bertanding yang solid.
Sejumlah atlet Indonesia yang tampil dalam kejuaraan ini antara lain Mujadidi Faizha Adhim, Muhammad Zaki Zikriullah Prasong, Tito Hendra Septa Kurnia, Iqbal Chandra Pratama, Asep Yuldan Sani, Andika Dhanireksa, Rano Slamet Nugraha, Deslya Anggraini, Safira Dwi Meilani, serta Andini Gwenda Cahyadewi Aklis.
Dari keseluruhan pertandingan, Indonesia berhasil mendominasi di beberapa kelas dengan meraih empat medali emas. Selain itu, tiga medali perak dan tiga perunggu turut melengkapi capaian yang semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat dunia.
Salah satu atlet yang turut mencuri perhatian adalah Ahmad Latif Fadlani, yang sebelumnya juga sukses meraih medali emas pada kategori tanding kelas D putra (60–65 kg). Penampilannya yang konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan tim Indonesia.
Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan para atlet sebelum keberangkatan. Program latihan intensif, peningkatan fisik, serta pematangan strategi menjadi kunci utama dalam menghadapi kompetisi internasional dengan tingkat persaingan tinggi.
Selain sebagai ajang kompetisi, Belgium Open juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarnegara melalui olahraga pencak silat. Para peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga saling bertukar pengalaman dan budaya.
Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerhati olahraga di Indonesia. Diharapkan, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya pencak silat.
Ke depan, para atlet Indonesia diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di berbagai kejuaraan internasional lainnya, sekaligus terus mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.


