HARIANEXPRESS, BOGOR – Belasan kendaraan mengalami pecah ban secara bersamaan di Tol Jagorawi arah Bogor pada Kamis (30/4/2026) sore, dipicu aspal yang mengelupas di KM 17. Jasa Marga segera melakukan penambalan sementara dan memberikan bantuan derek serta penggantian ban. (01/05/2026)
Insiden pecah ban massal ini terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, terutama di sekitar KM 17 hingga sebelum Exit Tol Gunung Putri. Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis sore, 30 April 2026, di tengah hujan deras yang melanda wilayah Jabodetabek. Banyak pengemudi kaget ketika ban mobil mereka tiba-tiba rusak tanpa tanda-tanda sebelumnya.
Salah satu korban, Lia (28), mengungkapkan bahwa sekitar 11 mobil mengalami nasib serupa. Beberapa kendaraan menepi di bahu jalan dengan ban sobek, baik di bagian depan maupun belakang. Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan puluhan mobil berhenti mendadak, sehingga sempat menimbulkan kepanikan di antara pengguna jalan.
Penyebab Utama Aspal Mengelupas
Pihak Kepolisian dan Jasa Marga langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan. Ka Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, menyatakan bahwa penyebab utama pecah ban massal ini adalah kondisi aspal yang mengelupas di KM 17.
“Kami langsung melakukan pemeriksaan di lapangan guna mengidentifikasi penyebab pecahnya beberapa ban pengguna jalan,” ujar Kompol Akhmad Jajuli.
Petugas menemukan bagian perkerasan jalan yang rusak dan mengelupas, sehingga permukaan jalan menjadi kasar dan tajam. Kondisi ini semakin memburuk karena hujan deras yang membuat air menggenang dan mempercepat kerusakan lapisan aspal.
Senior Manager Representative Office 1 Jasa Marga, Alvin Andituahta Singarimbun, menambahkan bahwa laporan awal masuk sekitar pukul 17.40 WIB. Tim Jasamarga Metropolitan Tollroad, bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), segera merespons dengan memeriksa lokasi secara menyeluruh.
Respons Cepat Jasa Marga
Jasa Marga menegaskan bahwa insiden ini hanya terjadi di ruas arah Bogor. Ruas sebaliknya, yaitu arah Jakarta, tetap aman dan tidak menunjukkan anomali serupa.
Petugas Mobile Customer Service dan derek JMTO langsung menelusuri Tol Jagorawi untuk memberikan bantuan. Mereka membantu pengguna jalan yang mengalami pecah ban dengan layanan derek dan penggantian ban darurat.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Petugas Jasa Marga sedang melakukan pemeriksaan di lapangan atas potensi penyebab kerusakan ban,” tulis akun resmi Jasa Marga dalam respons terhadap keluhan warganet.
Tim pemeliharaan juga melakukan penambalan sementara pada titik-titik perkerasan yang rusak. Perbaikan permanen akan dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Dampak dan Respons Pengguna Jalan
Insiden ini langsung viral di media sosial. Banyak warganet membagikan video dan foto mobil-mobil yang menepi dengan ban kempes atau sobek parah. Beberapa pengemudi melaporkan bahwa ban mereka pecah secara tiba-tiba meski kondisi ban masih bagus.
Hujan deras yang terjadi saat itu diduga memperburuk situasi karena mengurangi daya cengkeram ban dan membuat pengemudi sulit mengendalikan kendaraan ketika ban rusak.
Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa atau luka serius akibat insiden ini. Kebanyakan pengemudi berhasil mengendalikan kendaraan dan menepi dengan selamat. Namun, kejadian ini sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di ruas Tol Jagorawi arah Bogor selama beberapa jam.
Banyak pengguna jalan menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin jalan tol, terutama di ruas-ruas yang sering dilalui kendaraan berkecepatan tinggi seperti Jagorawi.