HARIANEXPRESS, JAKARTA – Ratusan senjata, narkoba, dan VCD por*o ditemukan di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, memicu penyelidikan polisi. Jumat (07/08/2026)
Temuan awal meliputi 995 unit senjata, yang terdiri dari 776 unit revolver airsoft gun dan 215 unit pistol airsoft gun. Selain itu, ditemukan juga empat pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang pabrikan.
Dalam pengembangan, polisi kembali mengamankan tiga pucuk airsoft gun berjenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine. Penemuan lainnya mencakup dua linting diduga narkotika jenis ganja, satu paket diduga sabu, dan sekitar 25 keping VCD por*o.
Kronologi bermula pada Jumat, 10 Juli 2026, ketika pihak yayasan sekolah menemukan 995 pucuk senjata, amunisi, dan beberapa aksesoris senjata lainnya.
Polres Metro Jakarta Selatan kemudian menerima laporan terkait temuan ini pada 15 Juli 2026 dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di gudang salah satu yayasan sekolah.
Pada Rabu, 5 Agustus 2026, pihak sekolah kembali menemukan beberapa senjata, narkoba, serta VCD por*o. Polisi melanjutkan pengembangan penyelidikan di hari yang sama, menemukan narkoba tambahan dan memeriksa bunker yang berada di bawah ruangan eks Ketua Yayasan.
“Jadi, bunker itu sudah dimasuki dan sudah dipastikan bahwa itu tidak ada barang apa-apa lagi oleh pihak kepolisian,” ujar Kuasa hukum yayasan sekolah Hermawanto di lokasi sekolah, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).
Hermawanto juga menambahkan bahwa semua temuan telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. “Berkaitan dengan temuan-temuan senjata, kami perlu tegaskan bahwa semua hal sudah diserahkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
“Namun, tiba-tiba ketika kita membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata,” ujar Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Sekolah Swasta Untung Sangaji kepada Antaranews, Kamis (6/8/2026).
Pihak yayasan sekolah menegaskan tidak mengetahui asal-usul keberadaan ratusan senjata tersebut karena kepengurusan terbilang baru. Yayasan juga meminta polisi untuk melakukan sterilisasi menyeluruh di area yang telah disegel.
Seluruh senjata api beserta empat laras senjata panjang telah diamankan oleh Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara itu, 995 unit airsoft gun dititipkan di Gudang Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Wasendak) Polda Metro Jaya.
Sumber:
- https://www.youtube.com/watch?v=wt-n42KLxGw
- https://www.antaranews.com/berita/5684752/polisi-tak-temukan-barang-bukti-dalam-bunker-di-sekolah-swasta-jaksel
- https://www.antaranews.com/berita/5682608/ratusan-senjata-api-hingga-narkoba-ditemukan-di-sekolah-swasta-jaksel
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260807104841-20-1389625/kegiatan-belajar-sekolah-di-jaksel-normal-usai-temuan-ratusan-senjata
- https://news.detik.com/berita/d-8609029/menilik-ruangan-ditemukan-senjata-di-sekolah-swasta-jaksel-kini-digaris-polisi