Saturday, 12 September 2026
Hot

Prabowo Kelakar soal Beras Mahal, Banggakan Senjata Buatan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto berkelakar soal kritik harga beras mahal dan membanggakan kualitas senjata buatan Indonesia yang diakui dunia saat panen raya di Malang.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, MALANG – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kelakar terkait kritik harga beras mahal sekaligus membanggakan senjata buatan Indonesia yang diakui dunia saat memimpin panen raya serentak TNI.

Acara tersebut berlangsung di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo menanggapi pihak yang mengeluhkan harga beras.

Ia menegaskan bahwa petani berhak memperoleh penghasilan layak dari hasil kerja keras mereka. Pernyataan ini disambut tawa oleh peserta acara.

“Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras,” ujar Prabowo Subianto (Presiden) di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7/2026). Ia menambahkan, “Kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri.”

Article ad in the middle of article

Dalam nada bercanda, Prabowo menawarkan fasilitas pemerintah kepada pengkritik harga beras.

“TNI akan siapkan lahan untuk mereka. Menteri Pertanian siapkan lahan untuk mereka. Suruh tanam sendiri, enak aja itu,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga membanggakan prestasi prajurit TNI yang telah menjuarai kompetisi menembak internasional 12 kali berturut-turut.

Prestasi gemilang ini dicapai dengan menggunakan senjata buatan Indonesia.

“Our weapons have been recognized worldwide. How many times did we win the shooting competition? That’s right, 12 times,” ujar Prabowo Subianto (Presiden) di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7/2026). Ia menyebut kemenangan tersebut sempat mengejutkan peserta dari negara lain.

Negara-negara seperti Amerika, Australia, dan Singapura bahkan memeriksa senjata Indonesia untuk memastikan tidak ada kecurangan.

Prabowo juga menekankan pentingnya integritas pimpinan agar menjadi teladan bagi bawahannya, sesuai prinsip “ing ngarso sung tulodo”.

Acara panen raya ini berlangsung di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pertahanan nasional.

Prabowo menekankan peran petani sebagai pahlawan yang menjaga produksi pangan nasional.

Article ad after last paragraph