Saturday, 12 September 2026
Hot

Tsunami Pertama Hantam Iwate, Warga Diminta Mengungsi

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS Tsunami Pertama Hantam Iwate, Warga Diminta Mengungsi. Gempa M7,5 di Jepang memicu peringatan tsunami di beberapa prefektur. Gelombang pertama 40 cm tercatat di Iwate dan warga diminta mengungsi.

Gempa magnitudo 7,5 yang mengguncang Jepang pada Senin, 20 April 2026, memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir di negara itu. Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan untuk Iwate, pantai Pasifik bagian tengah Hokkaido, dan pantai Pasifik Aomori. Imbauan juga diberikan untuk wilayah lain di pantai Pasifik Hokkaido dan Aomori, serta prefektur Miyagi dan Fukushima.

tsunami-pertama-hantam-iwate-warga-diminta-mengungsi

Di tengah situasi itu, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta warga di wilayah terdampak untuk segera mencari tempat yang lebih tinggi. Seruan itu disampaikan setelah peringatan tsunami meluas usai gempa besar mengguncang negeri tersebut.

Article ad in the middle of article

Laporan terbaru menyebutkan gelombang tsunami pertama sudah mencapai Iwate. Satu gelombang setinggi 40 sentimeter tercatat di pelabuhan Miyako. Badan Meteorologi Jepang sebelumnya juga memperkirakan gelombang tsunami bisa mencapai hingga 3 meter di pantai Pasifik Hokkaido dan Iwate.

Baca Juga: Gempa M7,4 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami

Sebelumnya, lembaga penyiaran publik Jepang, NHK, melaporkan tsunami teramati sekitar 50 kilometer dari pantai Aomori. Aomori berada di bagian utara pulau utama Jepang. Informasi itu memperkuat peringatan yang sudah lebih dulu dikeluarkan otoritas terkait.

tsunami-pertama-hantam-iwate-warga-diminta-mengungsi

NHK melaporkan tsunami terdeteksi sekitar 50 kilometer dari pantai Aomori, sementara pemerintah dan otoritas meteorologi meminta warga di wilayah terdampak segera pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Hingga laporan ini disusun, fokus utama pemerintah dan otoritas cuaca masih tertuju pada keselamatan warga di wilayah pesisir yang masuk daftar peringatan. Masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dan waspada terhadap kemungkinan gelombang susulan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga di wilayah rawan bencana untuk selalu mengikuti instruksi resmi saat peringatan tsunami dikeluarkan. Tetap pantau kabar terbaru agar informasi yang diterima tetap akurat dan sesuai sumber.

Article ad after last paragraph