HARIANEXPRESS, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni mendorong Jannisary Cetta Dewari, peserta ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia tingkat nasional, untuk mempromosikan potensi wisata dan sejarah daerah Banten, Rabu (03/06/2026).
Dukungan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima kunjungan Jannisary beserta orang tuanya di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang. Gubernur berharap Jannisary dapat meraih hasil terbaik dalam ajang yang akan berlangsung pada 25-27 Juni 2026.
Gubernur Andra Soni menekankan bahwa Jannisary, sebagai perwakilan Banten, memiliki peran krusial dalam memperkenalkan keindahan dan kekayaan sejarah provinsi ini. Ajang nasional ini dianggap sebagai momentum penting bagi putra dan putri terbaik untuk mengangkat potensi daerah.
“Jannisary sebagai orang Banten mempunyai peranan penting dalam mempromosikan potensi wisata di daerah sendiri,” ujar Andra Soni.
Andra Soni juga berbagi cerita mengenai heroiknya perjuangan masyarakat Banten, baik saat kemerdekaan maupun agresi militer Belanda. Ia menyebutkan tentang mata uang Oeang Republik Indonesia Daerah Banten (ORIDAB) yang dicetak sendiri pada masa revolusi kemerdekaan.
Mesin cetak ORIDAB, menurut Gubernur, saat ini masih tersimpan di kantor pusat Bank Banten. Gubernur juga mendorong para siswa untuk terus mengembangkan potensi melalui pendidikan.
“Uangnya diberi nama ORIDAB atau Oeang Republik Indonesia Daerah Banten. Mesin cetaknya sekarang masih ada, disimpan di kantor pusat Bank Banten,” ujarnya.
Fokus Andra Soni pada pendidikan dibuktikan dengan program penggratisan sekolah swasta, sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. Jannisary Cetta Dewari menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Gubernur Andra Soni.
“Oleh karenanya, saya fokus dalam urusan pendidikan. Salah satunya yang sudah dilakukan adalah menggratiskan sekolah swasta. Itu adalah upaya kami bagaimana setiap anak-anak bisa mengakses pendidikan yang sama, merata dan berkeadilan,” jelasnya.