M Ridwan habibie A Penulis | Redaksi Harian Express Editor
HARIANEXPRESS, JEMBER- Pemerintah Kelurahan Karangrejo mendatangi rumah warga korban kebakaran di Lingkungan Kalikotok, Jember, Selasa (9/6/2026).
Kunjungan itu dilakukan sebagai langkah awal pemerintah kelurahan untuk memastikan kondisi korban sekaligus mempercepat pendataan kebutuhan pascakebakaran. Respons tersebut menjadi bagian dari upaya pelayanan langsung kepada warga yang terdampak musibah.
Rumah milik Sugianto di Jalan MT Haryono Gang Cempaka 2, RT 02 RW 08, Lingkungan Kalikotok, mengalami kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan.
Lurah Karangrejo, Nachnuzi Luqman, datang ke lokasi bersama jajaran kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Puskesos Karangrejo. Mereka melihat langsung kondisi bangunan yang terdampak dan berdialog dengan keluarga korban.
Di lokasi, pemerintah kelurahan tidak hanya menyampaikan dukungan moral, tetapi juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan keluarga korban. Pendataan itu akan menjadi bahan laporan kepada instansi terkait di tingkat Kabupaten Jember.
Nachnuzi Luqman mengatakan, pihaknya segera bergerak setelah menerima informasi dari Polsek Sumbersari. Menurut dia, koordinasi cepat diperlukan agar kebutuhan warga terdampak dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami datang untuk memastikan langsung kondisi warga yang mengalami musibah. Selain memberikan dukungan moral, kami juga melakukan pendataan awal agar kebutuhan korban bisa segera kami laporkan kepada Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Jember,” ujar Nachnuzi.
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah kelurahan di tengah warga yang tertimpa musibah merupakan bentuk tanggung jawab pelayanan publik. Pemerintah, kata dia, harus hadir bukan hanya saat kondisi normal, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.
“Dalam kondisi seperti ini, korban membutuhkan perhatian, pendampingan, dan bantuan yang tepat. Karena itu, kami berupaya memastikan data kebutuhan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan membuat keluarga korban mengalami kerugian material. Sejumlah bagian rumah tampak terdampak akibat api yang membakar sebagian bangunan.
Meski demikian, keluarga korban masih dapat diselamatkan dan tidak ada warga yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Kondisi itu menjadi perhatian jajaran kelurahan untuk memastikan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Puskesos Karangrejo turut dilibatkan dalam proses pendataan agar bantuan sosial yang diajukan memiliki dasar informasi yang jelas. Data tersebut mencakup kondisi rumah, kebutuhan sementara, serta bentuk bantuan yang paling mendesak.
Selain itu, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah kelurahan dan aparat kewilayahan. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam penanganan awal bencana atau kejadian darurat di lingkungan masyarakat.
Pemerintah Kelurahan Karangrejo berharap laporan yang diajukan kepada Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Jember dapat segera diproses. Bantuan yang cepat dan tepat diharapkan mampu meringankan beban keluarga korban.
Nachnuzi juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik di rumah masing-masing. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kelurahan Karangrejo menegaskan komitmennya untuk hadir secara langsung dalam penanganan persoalan warga. Pendataan, koordinasi, dan pendampingan menjadi langkah awal agar korban kebakaran dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.


